Apakah Ponsel di Dekat Anda Mengganggu Belajar?
Ada dua pertanyaan yang sebenarnya tersembunyi di dalam "apakah ponsel Anda mengganggu belajar?" Yang pertama tentang menggunakan ponsel: memeriksa pesan atau menggulir layar saat seharusnya belajar. Yang kedua tentang ponsel yang sekadar ada di sana, tertelungkup di meja, tidak disentuh.
Bukti bahaya dari menggunakan ponsel di kelas lebih jelas; apakah ponsel yang diam di meja berpengaruh masih diperdebatkan.
1. Pertanyaan 1: apakah menggunakan perangkat saat kuliah mengurangi nilai Anda?
Studi oleh Arnold Glass dan Mengxue Kang, diterbitkan di Educational Psychology pada 2019, menguji hal ini di dalam mata kuliah perguruan tinggi yang nyata, bukan di laboratorium.
Cara kerjanya: Dalam mata kuliah yang diajarkan di dua kelas, perangkat elektronik (laptop, tablet, dan ponsel) diizinkan pada separuh perkuliahan dan tidak pada separuh lainnya. Karena mahasiswa yang sama mengalami kedua kondisi pada materi berbeda, para peneliti dapat membandingkan setiap mahasiswa dengan dirinya sendiri.
Temuan mereka:
- Menggunakan perangkat untuk tujuan non-akademik selama kuliah tidak menurunkan skor soal kuis yang ditanyakan pada kuliah yang sama. Mahasiswa tampak cukup mengikuti kuliah pada saat itu.
- Namun hal itu menurunkan retensi jangka panjang atas kuliah tersebut, yang tampak dari kinerja yang lebih buruk pada ujian unit berikutnya dan ujian akhir.
- Kinerja ujian lebih buruk dibanding kondisi tanpa perangkat, baik pada mahasiswa yang mengaku memakai perangkat maupun pada mahasiswa yang mengaku tidak memakainya di kelas itu. Studi tidak menjelaskan mengapa yang tidak memakai ikut terpengaruh.
Pelajarannya tidak nyaman tetapi jelas: perhatian yang terbagi bisa terasa baik-baik saja saat kuliah dan tetap merugikan Anda berminggu-minggu kemudian di ujian, ketika sudah terlambat untuk menyadarinya.
2. Pertanyaan 2: apakah ponsel yang tidak Anda gunakan tetap menguras fokus?
Gagasan ini sering disebut efek "brain drain", berdasarkan studi 2017 oleh Ward dan rekan-rekan. Dalam eksperimen kedua mereka, orang menaruh ponsel mereka sendiri di meja, di saku atau tas, atau di luar ruangan, dan semakin dekat ponselnya, semakin buruk hasil mereka pada tugas yang menuntut perhatian.
Temuan ini menjadi sangat banyak dibagikan. Riset selanjutnya membuat gambarannya kurang pasti.
Replikasi langsung (2022). Peneliti Ruiz Pardo dan Minda di Western University, Kanada, menjalankan replikasi praregistrasi atas eksperimen kedua Ward, diterbitkan di Acta Psychologica. Mereka memakai tugas dan kondisi yang sama, dan menambahkan apakah ponsel menyala atau mati, sehingga totalnya enam kondisi. Hasilnya: efek brain drain tidak berhasil direplikasi. Lokasi ponsel tidak membuat perbedaan pada kinerja di kedua tugas. Para penulis menyimpulkan bahwa sekadar kehadiran ponsel mungkin tidak cukup untuk memengaruhi kinerja kognitif.
Meta-analisis (2023). Böttger, Poschik, dan Zierer di Universitas Augsburg, Jerman, menggabungkan 22 studi dengan 43 efek relevan, diterbitkan di Behavioral Sciences. Mereka menemukan efek negatif keseluruhan yang signifikan dari penggunaan dan kehadiran ponsel pintar pada memori, perhatian, dan kinerja kognitif umum. Namun mereka juga menemukan bahwa tidak semua bidang terpengaruh sama besar, bahwa hasil sangat bervariasi antarstudi, dan bahwa negara tempat studi dilakukan adalah variabel kunci.
Perhatikan bahwa meta-analisis itu menggabungkan penggunaan ponsel dan kehadiran ponsel, sehingga tidak menyelesaikan pertanyaan soal kehadiran saja.
3. Apa yang didukung bukti, dan seberapa kuat
| Klaim | Bukti |
|---|---|
| Menggunakan perangkat untuk aktivitas di luar mata kuliah di kelas menurunkan nilai ujian kemudian | Didukung eksperimen kelas terkendali |
| Mahasiswa yang mengaku tidak memakai perangkat juga bernilai lebih rendah saat perangkat diizinkan | Ditemukan dalam eksperimen yang sama; penyebab belum dipastikan |
| Ponsel pintar secara umum terkait dengan kinerja tugas kognitif yang lebih buruk | Didukung rata-rata oleh meta-analisis, dengan variasi besar |
| Ponsel diam di meja menguras perhatian hanya karena ada di sana | Beragam: studi berpengaruh menemukannya, replikasi langsung tidak |
4. Apa yang bisa dilakukan
Strategi paling aman berhasil apa pun hasil akhir perdebatan soal kehadiran.
Buat memakai ponsel lebih sulit daripada tidak memakainya. Taruh di tas atau ruangan lain saat belajar fokus. Bahkan jika kehadiran saja ternyata tidak berpengaruh, jarak menghilangkan godaan mudah untuk memeriksanya, dan memeriksa adalah tempat bukti bahaya yang lebih jelas.
Anggap waktu kelas sebagai waktu encoding. Hasil Glass dan Kang menunjukkan bahwa yang hilang akibat gangguan di kelas bukan pemahaman sesaat, melainkan memori jangka panjang. Jauhkan perangkat dari penggunaan non-akademik selama kuliah, sekalipun kuliahnya terasa mudah.
Perhatikan sekitar Anda. Mahasiswa yang tidak memakai perangkat juga bernilai lebih rendah dalam studi kelas, meski penyebabnya tidak dipastikan, jadi duduk di tempat yang tidak memperlihatkan layar orang lain adalah tindakan kecil dan gratis.
Kelompokkan waktu memeriksa. Putuskan sebelumnya kapan Anda akan melihat pesan, misalnya saat jeda terencana, bukan setiap kali notifikasi masuk.
Jangan mengandalkan perasaan fokus. Dalam studi kelas, mahasiswa baik-baik saja pada soal di kelas dan tetap kehilangan poin kemudian. Uji yang lebih baik adalah menguji diri sendiri pada materi beberapa hari setelahnya.
5. Poin penting
- Menggunakan perangkat untuk tujuan non-akademik di kelas tidak merugikan skor kuis hari itu tetapi menurunkan nilai ujian kemudian.
- Mahasiswa yang mengaku tidak memakai perangkat juga bernilai lebih rendah pada materi kuliah yang mengizinkan perangkat.
- Klaim bahwa ponsel yang tidak dipakai menguras perhatian hanya dengan keberadaannya gagal dalam replikasi langsung.
- Meta-analisis menemukan hubungan negatif keseluruhan antara ponsel pintar dan kinerja kognitif, dengan variasi besar antarstudi.
- Taruh ponsel di luar jangkauan saat belajar dan nilai fokus Anda dari apa yang Anda ingat beberapa hari kemudian.
Sumber
- Glass & Kang, Dividing Attention in the Classroom Reduces Exam Performance, Educational Psychology 2019 (ERIC EJ1211171)
- Ruiz Pardo & Minda, Reexamining the "Brain Drain" Effect: A Replication of Ward et al. (2017), Acta Psychologica 2022
- Böttger, Poschik & Zierer, Does the Brain Drain Effect Really Exist? A Meta-Analysis, Behavioral Sciences 2023